Tidak bis dipungkiri bahwa kendala utama bagi sebagian reviewer Indonesia adalah keterbatasan kemampuan dalam berbahasa Inggris. Ga bohong itu pun saya alami. Padahal bila saja kita bisa cas…cis….cus….cos….ces…. berbahsa Inggris banyak sekali peluang kita untuk mengumpulkan $$$. Apalagi sekarang ini nilai tukar dolar sedang tinggi. mungkin bagi teman2 yang baru saja lulus sekolah atau lulus kuliah dan sedang menantikan datangnya pekerjaan yang diidam-idamkan, iseng-iseng bisa nulis review biar dapet dolar. Lumayan kan bisa buat kirim lamaran.

Saya ikutan sebuah situs paid review yang membayar 1$ untuk setiap review kita dengan panjang minimal 120 kata. Tetapi di situs tersebut tidak hanya sekedar nyari duit, tapi bisa nyari teman juga. Seperti komunitas tukang review gitu! Anggotanya kebanyakan orang-orang India dan orang Indonesia. Bila kita banyak teman dan saling membaca dan memberikan RATE buat review-an sesama anggota, maka kita bakal dapet tambahan $. Para anggota situs tersebut Englishnya juga ga pada bagus-bagus amat. Buat teman2 yang blom atau sepi job dari blogsvertise,atau paid review yang lain bisa daftar kesini. Buat pemula, bisa buat latihan kalo nanti blognya dah PR5 ga canggung lagi kalo kebanjiran job buat nge-review. Kayak Indra tuh.

Ato yang alergi English bisa ikutan paid reviewnya mas Cosa. Asli lokal eta mah. Tapi blogku di tolak euy.

Nah, seperti judul postingan ini, ternyata review dalam bahasa Indonesia juga laku loh. Terbukti slah satu job yang aku terima aku kerjain dalam bahasa Indonesia. Dan ternyata di approve. Sebelumnya sih dikasih tahu sama Sigit kalo reviewnya ditulis dalam bahasa Indonesia dan di approve. Jadi aku ikut-ikutan deh. So, ga usah minder kalo Englishnya rada jogkok and mau ikutan jadi tukang review. Coba-coba aja direview pake bahasa Indonesia siapa tahu di terima. Selain itu kan kita juga ikut serta menaikkan nilai jual Bahasa Nasional kita. Tul ga temen-temen reviewer?